Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Jawa Timur mendukung Gubernur Jatim menolak kebijakan Kementan membuka pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan pelabuhan lain sebagai "pintu masuk" produk pertanian impor, khususnya hortikultura, sayur, dan buah.